Advertisements

Penjualan Tembus Rp50 T, INDF Cetak Laba Bersih Rp3,26 T

Logo IndofoodJakarta – PT Indofood Sukses Makmur Tbk  (INDF) dalam rilis laporan keuangannya (19/3) per 31 Desember 2012 mencatatkan peningkatan penjualan neto konsolidasi sebesar 10,4% menjadi Rp50,06 triliun dari Rp45,33 triliun pada tahun 2011.

Grup Produk Konsumen Bermerek (“CBP”) terus memberikan kontribusi penjualan terbesar, yakni sekitar 43% terhadap penjualan neto konsolidasi diikuti Bogasari, Agribisnis dan Distribusi yang masing-masing memberikan kontribusi sekitar 25%, 24% dan 8% terhadap penjualan neto konsolidasi.

Grup CBP, yang terdiri dari Divisi Mi Instan, Dairy, Makanan Ringan, Penyedap Makanan dan Nutrisi & Makanan Khusus, membukukan pertumbuhan total nilai penjualan sebesar 12,1%, terutama didorong oleh pertumbuhan volume penjualan di hampir seluruh divisi di dalam Grup.

Total nilai penjualan Grup Bogasari meningkat sebesar 8,0%, terutama disebabkan oleh kenaikan volume penjualan tepung terigu. Meskipun harga komoditas mengalami penurunan,

Grup Agribisnis mencatat pertumbuhan total nilai penjualan sebesar 10,2%, terutama didorong oleh kenaikan volume penjualan produk kelapa sawit, produk minyak goreng ke pihak eksternal dan gula.

Grup Distribusi juga mencatatkan kenaikan total nilai penjualan sebesar 12,7%, terutama didukung oleh pertumbuhan penjualan Grup CBP.

Pada tahun 2012, laba bruto meningkat sebesar 7,8% menjadi Rp13,57 triliun dibandingkan Rp12,58 triliun pada tahun 2011, sementara marjin laba bruto turun menjadi 27,1% dari 27,8%, terutama karena turunnya kinerja Grup Agribisnis sebagai akibat turunnya harga jual rata-rata CPO dan karet. Laba usaha naik 0,3% menjadi Rp6,87 triliun dari Rp6,85 triliun dan marjin laba usaha turun menjadi 13,7% dari 15,1% karena kenaikan beban penjualan dan distribusi serta beban umum dan administrasi.

Namun demikian, laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk naik 6,0% menjadi Rp3,26 triliun dari Rp3,08 triliun karena turunnya kepentingan nonpengendali akibat turunnya kinerja Grup Agribisnis; marjin laba bersih sedikit menurun menjadi 6,5% dari 6,8%. Core profit meningkat 3,5% menjadi Rp3,27 triliun dari Rp3,16 triliun pada tahun sebelumnya.

Laba bersih per saham meningkat dari Rp350 per saham menjadi Rp371 persaham.

Anthoni Salim, Direktur Utama dan Chief Executive Officer Indofood, mengatakan: “Momentum pertumbuhan ekonomi Indonesia terus berlanjut di tahun 2012 dan kami senang bahwa kami dapat meraih peluang di pasar. Meskipun harga CPO melemah,  kami dapat menghasilkan kinerja yang baik pada tahun 2012 dan kembali mencatatkan rekor kinerja selama 8 tahun berturut-turut. Kami terus berupaya untuk meningkatkan pertumbuhan kegiatan usaha kami dengan mempercepat inovasi berbagai produk baru, serta memperluas portofolio bisnis kami guna mendorong percepatan pertumbuhan di tahun-tahun mendatang.”

Advertisements

Comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s