Advertisements

Pemegang Saham 5%, Lapor dan Sanksi

Image guardian.co.ukMau menjadi investor pemegang saham 5%? harus siap dengan pelaporan dan sanksinya. Investor yang memiliki kepemilikan saham di perusahaan terbuka atau emiten sekurang-kurangnya 5% maka ia harus melaporkan kepemilikan dan setiap perubahannya.

Dalam Undang-Undang Pasar Modal N0.8 Tahun 1995, Pasal 87 (2) mengatakan bahwa “Setiap Pihak yang memiliki sekurang-kurangnya 5% (lima perseratus) saham Emiten atau Perusahaan Publik wajib melaporkan kepada Bapepam atas kepemilikan dan setiap perubahan kepemilikannya atas saham perusahaan tersebut”

Laporan tersebut wajib disampaikan selambat-lambatnya 10 (sepuluh) hari sejak terjadinya kepemilikan atau perubahan kepemilikan atas saham Emiten atau Perusahaan Publik tersebut dengan tata cara pelaporan yang diatur oleh Bapepam.

Ketentuan dan tata cara penyampaian laporan antara lain tentang :

1.bentuk dan isi laporan

2.Pihak yang dapat menandatangani laporan

3.batas waktu penyampaian laporan;

4.dan tata cara penyampaian laporan

Apabila Investor tidak melakukan pelaporan ini maka akan dikenakan sanksi administratif, sanksi administratif tersebut dapat berupa peringatan tertulis dan lain sebagainya yang diatur dalam undang-undang,  ketentuan lebih lanjut tentang sanksi administratif ditetapkan oleh peraturan pemerintah.
Kepemilikan yang besar terhadap saham perusahaan memiliki andil yang besar terhadap arah dan kebijakan perusahaan.

Selamat Berinvestasi Saham

Advertisements

Comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s