Advertisements

Cara Mengetahui Saham Akan Naik & Turun dengan Candlestick HAMMER & HANGING MAN

Pola Hammer VS Hanging Man, Mari simak penjelasannya 

 

Hammer

Pola Hammer terbentuk setelah saham/indeks mengalami penurunan yang sangat dalam dan pada akhirnya saham/indeks mampu rebound dan ditutup (close) diatas harga open (pembukaan) serta ditutup pada harga tertinggi. Pola Hammer semakin kuat jika saham/indeks sedang mengalami penurunan. Jika Pola Hammer terbentuk maka teknikal menjelaskan bahwa saham/indeks akan rebound atau naik pada hari-hari berikutnya.

Hanging Man

Pola Hanging Man terbentuk setelah saham/indeks mengalami penurunan yang sangat dalam dan pada akhirnya saham/indeks mampu rebound namun ditutup (close) dibawah harga open (pembukaan). Pola hanging Man semakin kuat  jika saham/indeks sedang mengalami kenaikan. Jika Pola Hanging Man terbentuk maka teknikal menjelaskan bahwa saham/indeks akan mengalami penurunan pada hari-hari berikutnya.

 

Disclaimer On

Advertisements

Comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s