Advertisements

Sukuk Ritel

Sukuk Negara: Definisi dan Dasar Hukum

Istilah sukuk berasal dari bahasa Arab yang merupakan bentuk jamak dari‘sakk’yang berarti dokumen atau sertifikat. AAOIFI Accounting and Auditing organization for Islamic Financial Institutions mendefinisikan sukuk sebagai sertifikat bernilai sama yang merupakan bukti kepemilikan yang tidak dibagikan atas suatu aset, hak manfaat, dan jasa-jasa atau kepemilikan atas proyek atau kegiatan investasi tertentu. Perbedaan pokok antara sukuk dengan obligasi konvensional terletak pada konsep imbalan/bagi hasil, dan adanya transaksi pendukung (underlying transaction) berupa akad atau perjanjian antara pihak yang disusun berdasarkan prinsip syariah.

Sukuk Negara adalah Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) yang diterbitkan berdasarkan prinsip syariah sebagai bukti atas bagian penyertaan terhadap Aset Sukuk Negara (Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2008 tentang SBSN). SBSN diterbitkan untuk pembiayaan APBN termasuk pembiayaan proyek.

Dasar Hukum dari Pemerintah

1.UU 19/2008 tentang Surat Berharga Syariah Negara.

2.PP 56/2008 tentang Perusahaan Penerbit Surat Berharga Syariah Negara.

3.PP 57/2008 tentang Pendirian Perusahaan Penerbit Surat Berharga Syariah Negara Indonesia.

4.PP 51/2010 tentang Pendirian Perusahaan Penerbit Surat Berharga Syariah Negara II.

5.PMK No. 218/PMK.08/2008 tentang Penerbitan dan Penjualan Surat Berharga Syariah Negara Ritel Di Pasar Perdana Dalam Negeri

Dasar Hukum dari MUI

1. Fatwa Dewan Syariah Nasional Nomor 69/2008 tentang Surat Berharga Syariah Negara.

2.Fatwa Dewan Syariah Nasional Nomor 70/2008 tentang Metode Penerbitan Surat Berharga Syariah Negara.

3.Fatwa Dewan Syariah Nasional Nomor 71/2008 tentang Sale and Lease Back

4.Fatwa Dewan Syariah Nasional Nomor 72/2008 tentang Surat Berharga Syariah Negara Ijarah Sale and Lease Back

5.Fatwa Dewan Syariah Nasional Nomor 76/2010 tentang Surat Berharga Syariah Negara Ijarah Asset To Be Lease.

Sukuk Negara Ritel

Sukuk Negara Ritel adalah SBSN yang dijual kepada individu atau perseorangan Warga Negara Indonesia melalui Agen Penjual, dengan volume minimum yang telah ditentukan.
Seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) dapat berinvestasi pada Sukuk Negara Ritel.

Keuntungan Berinvestasi pada Sukuk Negara Ritel

– Aman, Pembayaran imbalan dan nominal dijamin UU
– Menentramkan, Sesuai dengan prinsip syariah
– Tingkat Imbalan yang kompetitif
– Tradable, dengan potensi mendapatkan Capital Gain
– Ikut Berpartisipasi dalam Pembangunan Nasional

Resiko Berinvestasi

DEFAULT RISK (risiko gagal bayar) Yaitu risiko tidak terpenuhinya pembayaran imbalan dan nilai nominal pada saat jatuh tempo. Risiko ini sangat kecil karena berdasarkan undang-undang investasi pada Sukuk Ritel dijamin pembayarannya oleh Pemerintah

MARKET RISK (risiko pasar) yaitu risiko terjadinya capital loss akibat harga jual di pasar sekunder lebih rendah dari harga beli. Risiko ini dapat dihindari dengan cara memegang Sukuk Ritel sampai jatuh tempo.

LIQUIDITY RISK (risiko likuiditas) yaitu risiko terjadinya kendala untuk menjual di pasar sekunder. Risiko ini dapat diatasi dengan menghubungi dan meminta bantuan Agen Penjual Sukuk Ritel.

SYARAT BERINVESTASI

– Individu atau perseorangan WNI yang dibuktikan dengan KTP
– Minimum investasi adalah Rp 5 juta dan kelipatannya Maksimum adalah Rp 5 Miliar
– Mempunyai REKENING TABUNGAN di salah satu bank umum (bank umum syariah/bank umum konvensional) dan REKENING SURAT BERHARGA di salah satu sub-registry

PROSEDUR BERINVESTASI

1. Membuka rekening tabungan dan rekening surat berharga
2. Mengisi formulir pemesanan dengan melampirkan fotokopi KTP
3. Menyetor dana tunai ke rekening khusus Agen Penjual dan menyampaikan bukti setoran dana kepada Agen Penjual.
4. Memperoleh hasil penjatahan Pemerintah.
5. Menerima bukti kepemilikan Sukuk Ritel dari Agen Penjual

Tips Berinvestasi Pada sukuk Negara Ritel

Apabila terjadi gejolak di pasar keuangan, investor Sukuk Negara Ritel dapat menerapkan tips-tips berikut untuk menjaga agar investasinya tetap aman dan menguntungkan:
1.Tetap tenang dan memegang Sukuk Negara Ritel hingga jatuh tempo.
2.Tidak menjualnya di bawah harga par (100%).

Sumber : Kemenkeu

Ingin Berinvestasi pada Sukuk Ritel?? Hubungi

 

PT MANDIRI SEKURITAS

M. Arief Kurnia

HP : 0853 1236 0222

Office : 021-7591 8405

PIN BB : 2342025B

Advertisements

Comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s